Muhammad Kadafi: Hari Kesaktian Pancasila, Momentum Mengenang Jasa Para Pejuang Bangsa dan Memperkuat Persatuan

banner ads

Viral Media Indonesia |™JAKARTA — Memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026, Muhammad Kadafi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia sekaligus mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa.

 

“Selamat Hari Kesaktian Pancasila. Semoga Indonesia semakin maju, semakin kuat, berdaulat, adil dan sejahtera. Kemajuan bangsa tidak boleh membuat kita melupakan sejarah, para leluhur, serta pengorbanan para pejuang yang telah memberikan jiwa dan raganya untuk Indonesia,” ujar Muhammad Kadafi.

 

Menurutnya, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan para pendahulu dengan cara menjaga persatuan, menghormati keberagaman, menjunjung hukum, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

 

Muhammad Kadafi juga mengajak masyarakat untuk mengenang para Pahlawan Revolusi dan korban dalam tragedi politik 1965 secara bijaksana. Peristiwa Gerakan 30 September 1965 merupakan bagian penting dari sejarah Indonesia dan menjadi salah satu latar belakang peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Sejumlah perwira TNI menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

 

“Sejarah harus kita hormati dan pelajari dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai generasi muda melupakan pengorbanan para pendahulu. Yang paling penting adalah mengambil pelajaran dari sejarah agar bangsa Indonesia tidak terpecah dan tidak mengulangi konflik yang pernah terjadi,” katanya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Kadafi juga menyampaikan harapan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

 

“Saya yakin Presiden Prabowo Subianto dapat terus membawa perubahan dan kemajuan bagi Indonesia. Namun, pembangunan bangsa harus berjalan dengan semangat Pancasila, mengutamakan kepentingan rakyat, memperkuat persatuan, serta dilaksanakan berdasarkan konstitusi dan hukum,” ujar Muhammad Kadafi.

 

Ia menambahkan, kemajuan Indonesia bukan hanya diukur dari pembangunan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga dari kuatnya penegakan hukum, keadilan sosial, pendidikan, kesejahteraan masyarakat, serta persatuan seluruh anak bangsa.

 

“Indonesia adalah rumah kita bersama. Mari kita hormati para pendiri bangsa, para pejuang, dan para pahlawan. Jangan lupakan sejarah. Jadikan Pancasila sebagai pedoman untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih maju, bermartabat dan berkeadilan,” tutup Muhammad Kadafi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *