Viralmediaindonesia – Sedikitnya 24 orang dilaporkan tewas akibat badai musim dingin yang melanda separuh wilayah Amerika Serikat (AS) dan sebagian Kanada.
Badai musim dingin datang saat warga Negeri Paman Sam sedang merayakan Natal pada Minggu (25/12/2022).
Badai membawa hujan salju lebat, hujan beku, dan suhu rendah yang mengancam jiwa.
Media lokal melaporkan bahwa badai musim dingin berkecamuk dari Great Lakes dekat Kanada hingga Rio Grande di perbatasan AS-Meksiko.
Penduduk Buffalo di bagian utara New York paling terparah. Pihak berwenang memutus aliran listrik dan banyak warga terjebak di dalam mobil mereka saat badai melanda.
Di Kota Buffalo, pada saat kejadian, tercatat 7 orang yang tewas. Beberapa diantaranya ditemukan tewas dalam mobil yang terjebak badai.
Erie County Executive, Mark Poloncarz, mengatakan, jumlah tewas kemungkinan lebih banyak karena tumpukan salju menggunung di kota itu.
Untuk menghindari jatuhnya korban yang lebih banyak, pemerintah memberlakukan larangan mengemudi mobil untuk sementara waktu.
Apalagi, sebagian besar area di wilayah itu memang tidak bisa dilewati karena tumpukan salju yang menggunung.
“Ini bukan Natal yang diharapkan, tetapi cobalah untuk tetap merayakan Natal semeriah mungkin hari ini,” kata Poloncarz di aku Twitter.
Dalam keterangan terpisah, Gubernur New York Kathy Hochul mengatakan, badai kali ini akan tercatat dalam sejarah sebagai badai paling dahsyat di Buffalo. (*)
