Viralmediaindonesia – Simak profil lengkap La Nyalla Mattalit, mantan Ketua Umum PSSI yang kembali mencalonkan diri menjadi Ketua Umum PSSI yang baru.
Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI akan segera berlangsung. Federasi Sepak Bola saat ini sedang mencari kandidat baru untuk posisi ketua umum yang baru.
Sementara hingga Minggu 13 Januari 2023, tercatat dua nama telah didaftarkan sebagai calon Ketua Umum PSSI. Kedua nama itu adalah Menteri BUMN Erick Thohir dan La Nyalla Mattalitti.
Khusus La Nyalla Mattaliti, nama ini sebenarnya bukan kata asing di dunia sepakbola. Pasalnya, ia pernah tercatat sebagai Ketua Umum PSSI pada 2015-2016.
Bagaimana kiprah La Nyalla Mattalit di dunia sepak bola Indonesia?
Nama lengkap La Nyalla Mattalitti adalah Ir.H.AA La Nyalla Mahmud Mattalitti. Ia lahir pada tanggal 10 Mei 1959.
Untuk saat ini, La Nyalla Mattalitti tercatat masih memiliki jabatan di pemerintahan Indonesia. Pria kelahiran Bugis ini masih menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2019-2024.
Sebelum menjabat pekerjaan tersebut, pria ini dikenal sebagai seorang pengusaha. La Nyalla Mattalitti tercatat pernah memiliki perusahaan konstruksi dengan nama PT Airlanggatama Nusantarasakti.
Suksesnya ia sebagai seorang pengusaha membuat La Nyalla Mattalitti pernah menjadi Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Keterlibatan aktifnya dalam dunia bisnis juga membuat ia pernah terpilih sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Jawa Timur serta Ketua DPD Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional (Gapeknas) Jawa Timur.
Mantan Ketua PSSI
La Nyalla Mattalitti tercatat pernah menjadi Ketua Umum PSSI beberapa tahun lalu. Ia menjabat posisi strategis tersebut pada periode 2013-2015, dan 2015-2016.
Torehan yang ia catatkan ketika memimpin PSSI terhitung cukup baik. Di tangannya, Tim Nasional (Timnas) Indonesia berhasil naik rangking dari FIFA. Dari awalnya posisi 172, Indonesia melejit ke posisi 156.
Ada beberapa prestasi yang pernah dicatatkan juga oleh La Nyalla Mattalitti ketika memimpin PSSI. Prestasi tersebut antara lain Indonesia menjadi runner up Piala AFF Tahun 2016. Timnas juga pernah membawa pulang medali perak SEA Games XXVII/2013 dari Myanmar.
Di sisi lain, di bawah kepemimpinan La Nyalla Mattalitti ada satu masalah cukup serius terjadi di PSSI. Masalah tersebut adalah dibekukannya nama Indonesia dari kegiatan sepak bola internasional pada 30 Mei 2015 akibat adanya intervensi pemerintah dalam liga sepak bola nasional pada saat itu.
Dengan pencalonan diri kembali ini, La Nyalla Mattalitti mengaku ia masih memiliki hutang kepada pemerintah Indonesia. Pasalnya ia meninggalkan jabatan Ketua Umum PSSI di saat masa periodenya saat itu belum berakhir.
“Saya masih mempunyai ‘utang’ untuk menyelesaikan tugas-tugas dari ‘voter’ yang meminta saya menjadi ketua umum (tahun 2015-red),” kata La Nyalla.
Lantas, dapatkah La Nyalla terpilih kembali sebagai Ketua Umum PSSI yang baru untuk periode 2023-2027. Kita tunggu saja keputusan PSSI yang akan datang.***










