Viralmediaindonesia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo memberikan bantuan kepada warga yang terkena dampak banjir di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan. Pada Sabtu (24/12) pukul 08.25 WITA dilaporkan terjadi banjir di 5 kecamatan di Kabupaten Wajo.
Sebanyak 27.405 orang terkena dampak dari peristiwa banjir tersebut, 304 diantaranya harus mengungsi dan tersebar di lima titik pengungsian. Terkait kerugian infrastruktur, sementara itu ditemukan 7.681 rumah terendam banjir, 45 sekolah terdampak, 30 masjid, 13 unit fasilitas kesehatan, dan 9 unit fasilitas umum terdampak.
Banjir juga menyebabkan bendungan di sungai Walanner jebol sepanjang 5 meter. Lebih dari 24,7 kilometer jalan terendam air.
Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD Kabupaten Wajo menyalurkan bantuan logistik sebanyak 50 paket sembako kepada warga terdampak di Kelurahan Walennae. Selain logistik, BPBD juga telah menyerahkan 47 lembar karung untuk menahan tanggul, 800 batang banbu, 26 lembar tikar, 20 lembar selimut, 23 paket perlengkapan bayi, dan paket perlengkapan mandi untuk kebutuhan warga yang mengungsi.
Hingga hari ini Rabu (4/1), BPBD Kabupaten Wajo terus melakukan koordinasi bersama instansi terkait untuk memenuhi kebutuhan warga mengungsi serta melakukan pendataan untuk kerusakan yang timbul akibat banjir tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, sebagian besar wilayah Kabupaten Wajo masih berpotensi mengalami hunajn sedang hingga lebat disertai angin kencang hingga Selasa (10/12).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kepada pemerintah daerah, khusunya BPBD untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang puncaknya dipredikasi akan terjadi pada bulan Januari – Februari 2023. BPBD diimbau untuk melakukan patroli dan memantau kondisi sungai serta saluran-saluran air di wilayahnya, apakah perlu dilakukan pembersihan material sampah yang menghalangi jalannya air.
Selain itu, warga juga diimbau untuk selalu memantau informasi prakiraan cuaca dari BMKG, serta mengetahui risiko dan potensi bencana di sekitarnya melalui laman inaRISK.go.id.










