Bareskrim Mabes Polri Didesak Masyarakat Menangkap Oknum Oknum Pegawai Bagian STNK Samsat Manado
Viralmediaindonesia.com – MANADO, – Kasus penggelapan sepeda motor di Manado makin marak dan meresahkan. Disinyalir modus penggelapan ini tidak hanya melibatkan orang sipil. Namun Diduga ada komplotan yang diduga di-back up aparat Samsat Manado.
Bareskrim Polri diminta turun tangan karena kasus ini ditengara permainan bandit besar bersama aparat di Samsat Manado.
Salah satu kasus yang merugikan masyarakat dan terungkap di media sosial yakni Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) palsu yang diduga lolos di Samsat Manado. Kasus ini berawal dari unggahan di medsos oleh korban pemilik roda 2 bernama Fidhiyah Makahenggeng. Sepeda motornya disewa lalu dijual pria bernama lengkap Sumarsah Adji Pakaya melalui salah satu oknum lagi dengan bekal STNK baru.
STNK asli milik Fidhiyah Makahenggeng. (istimewa)
Anehnya STNK asli sepeda motor yang sudah dijual bandit kelas kakap Sumarsah Adji Pakaya itu, masih dipegang korban Fidiyah yang merasa dirugikan penyewa motor dan juga Samsat.
“Saya tak habis pikir. STNK ada di tangan saya namun bisa keluar STNK baru,” kata Fidhiyah, kepada wartawan.
Ia mengakui, sistem mereka STNK tak diberikan kepada penyewa, termasuk pada penyewa motor bernomor polisi DB 2851 RI tersebut. Kecuali hanya kopian.
Fidhiyah Makahenggeng dan sepeda motornya. (Istimewa)
Awalnya, beber Fidhiyah yang memang memiliki usaha penyewaan motor bernama Scaffrental Manado, oknum tersebut menyewa 1 unit motor Honda Beat. Tak lama berselang, penjahat Adji Pakaya itu menyewa kembali 1 unit motor Honda Vario.
“Saya jadi curiga karena sudah dua motor disewa. Motor pertama, yang Beat, dipasang GPS jadi dilacak suami saya. Ditemukan di Tatelu tapi sudah dijual dan pembeli sudah memegang STNK baru itu,” ungkap dia.
“Menurut pembeli, motor itu dijual oleh yang bernama panggilan Opo yang justru disewa AP,” jelasnya.
Merasa janggal, mereka pun mengecek di Samsat dan benar STNK baru telah keluar.
” Asli. STNK itu baru dan bahkan ada nomor antrean 053 pengambilannya di Samsat tercatat loket B tanggal 30 Maret 2023,” ungkap Fidhiyah.
Bandit besar Sumarsah Adji Pakaya yang sering menggelapkan sepeda motor korban dan meresahkan masyarakat. Penjahat ini dikabarkan sudah lari ke Ternate.
(Istimewa)
Diduga STNK palsu yang dikantongi bandit besar Adji Pakaya cuma bermodalkan Surat Keterangan Hilang STNK asli. Tapi anehnya, Samsat tidak verikasi KTP pemilik sebenarnya yakni Fidhiyah Makahenggeng.
Pihak Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di kawasan 17 Agustus melalui Kepala UPTD Chris Mingkid yang coba ditemui menyebut bahwa yang lebih kapabel menjelaskan adalah dibagian seksi SNTK.
Melansir Kasie STNK Pardede sudah mengklarifikasi bahwa Samsat Manado sampai saat ini tidak pernah menerbitkan STNK ganda.
“Sudah kami cek tidak ada,” kata Pardede.
Geram dengan kinerja dan dugaan permainan kotor di internal Samsat, sejumlah warg mendesak Bareskrim Polri turun tangan.
“Kasus serupa sudah banyak keluhan. Kita minta Bareskrim Polri langsung borgol pegawai di Bagian STNK Samsat Manado dan penjahat kelas kakap Adji Pakaya. Bawa periksa di Mabes Polri,” desak Jhonly, warga Manado.
