Tiga Capres Mulai Adu Gagasan



Oleh: Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Viralmediaindonesia – Bima Arya Keren. APEKSI Top. APEKSI singkatan dari Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia. Kita apresiasi APEKSI. Kita juga apresiasi kepada ketua APEKSI, yaitu Bima Arya. Walikota Bogor. Anda sungguh seorang anak negeri yang smart

Anda menghadirkan sesuatu yang selama ini amat ditunggu-tunggu oleh rakyat Indonesia. Rakyat yang sedang berijtihad dan berjihad untuk menemukan sosok pemimpin bangsa yang tepat. Pas dan proper. Rakyat tidak ingin mendapatkan pemimpin yang seringkali mengecewakan. Rakyat tidak ingin memilih calon pemimpin yang mereka tidak dikenal, kecuali lewat kemasaan pencitraan belaka. Anda telah menghadirkan para calon pemimpin itu, apa adanya, sehingga rakyat mulai bisa mengenal siapa mereka yang sesungguhnya. Bukan sekedar mengenal nama dan tampang mereka. Itu tidak penting. Tapi rakyat ingin mengenal bagaimana isi otak mereka terkait dengan bangsa dan negara ini. Sekali lagi, isi otak mereka.

APEKSI berjasa menghadirkan tiga bakal capres yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Prabowo. Tidak sekedar hadir, tapi ketiganya diberikan panggung untuk berbicara tentang masa depan Indonesia melalui pendekatan kota.

Indonesia terdiri dari kumpulan berbagai kota dan desa. Siapa yang mengerti persoalan kota dan desa, ia mengerti tentang Indonesia. Cocok jika para kepala daerah disiapkan untuk kelak memimpin Indonesia. Tentu, bukan asal kepala daerah. Tapi kepala daerah yang berhasil memimpin daerahnya. Kalau kepala daerah yang gagal, mesti tahu diri.

Panggung APEKSI. Inilah forum yang amat dinanti sekian lama oleh rakyat Indonesia. Forum dimana rakyat ingin tahu seberapa besar penguasaan para kandidat capres itu terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh bangsa ini. Lalu, apa gagasan-gagasan mereka untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut. Apa terobosan-terobosan yang mereka tawarkan untuk kemajuan Indonesia di masa depan dengan semua tantangan yang akan datang. Konsisten tidak gagasan-gagasan mereka dengan rekam jejak mereka. Ini juga jauh lebih penting.

Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk mengupas, apalagi menilai pidato mereka di panggung APEKSI. Anda bisa menyimak sendiri detail isi pidato mereka. Kompas Tv telah menayangkan. Videonya viral, dan anda bisa tonton itu. Dari situ, anda bisa menilai masing-masing kandidat bagaimana mereka mengurai berbagai persoalan bangsa. Dan anda juga bisa menyimak gagasan-gagasan mereka. Anda, rakyat Indonesia, cukup cerdas untuk bisa membandingkan pidato ketiganya. Tanpa harus diajari, diberi petunjuk, atau apalagi diarah-arahkan. Pidato mereka valid dan merepresentasikan otak dan kemampuan mereka.

Poin tulisan ini adalah bahwa yang dibutuhkan rakyat Indonesia itu mengenal dengan benar calon pemimpinnya. Bukan hanya siapa mereka, tapi apa isi otak mereka. Bagaimana mereka memandang Indonesia kedepan dengan design yang ada di otak mereka.

Forum adu gagasan seperti ini harus sering dibuat. Sesering mungkin para kandidat dipertemukan di panggung yang sama untuk mengurai gagasan. Bukan di meja makan dan ruang lobi. Bukan di tempat untuk bernostalgia. Mereka tidak sedang reunian. Tapi, mereka dipertemukan di ruang dimana mereka menyampaikan kesiapannya mengurus negara dan rakyat. Agar rakyat tahu siapa diantara mereka yang paling siap memimpin dan membawa nasib negara ini ke arah yang lebih baik kedepan. Lebih baik itu artinya ada perubahan. Kalau tidak ada perubahan, buat apa ada pemilu dan ganti presiden?

Exit mobile version