Bantuan logistik tersebut meliputi 30 paket kebersihan, 90 matras dan 300 selimut.
Kepala Dinas Pemerintah Kabupaten Cugenang Hari mengatakan, selama ini penyaluran bantuan logistik dilakukan dengan sepeda off-road.
“Di sini jalannya sempit dan banyak bantuan yang disalurkan, sehingga kami rutin membantu menggunakan sepeda,” kata Hari saat ditemui di kantor Camat Cugenang, Sabtu (26/11).
Hari juga mengatakan, di kawasan Cugenang sering terjadi pemadaman listrik akibat longsor. “PLN sudah berusaha membantu pasokan listrik, namun saat ini jaringan listrik masih terganggu akibat tanah longsor,” kata Hari.
Oleh karena itu, generator adalah perangkat yang sangat diperlukan.
“Kami sangat membutuhkan genset. Kalau ada pemadaman listrik seperti sekarang, kita masih bisa mengumpulkan dan mengoordinasikan data,” ujarnya.
Selain itu, Harry mengungkapkan perlunya truk bak terbuka untuk mendistribusikan bantuan.
“Saat ini sering turun hujan pada sore hari sehingga sulit untuk menyalurkan bantuan jika menggunakan sepeda. Makanya kita butuh mobil pick up agar pendistribusiannya bisa berjalan dengan baik,” ujarnya. Terkait pemenuhan kebutuhan pangan warga di kawasan Cugenang, Hari mengatakan beberapa dapur umum telah didirikan di Desa Cijedil, Lapangan Cicariu-Mangunkerta, Desa Gasol dan Sukamanah.
Desa Mangunkerra sendiri belum memiliki dapur umum, karena warga setempat memasak sendiri di rumahnya masing-masing.
Berdasarkan data yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops), BNPB melaporkan pada Jumat (25/11) pukul 18.00 WIB, sebanyak 73.525 orang mengungsi di 16 kecamatan akibat gempa yang melanda wilayah Cianjur. Jawa Barat Magnitudo (M) 5,6 pada Senin (21/11).
Salah satu daerah yang sangat menderita adalah daerah Cugenang. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan logistik dan peralatan untuk mendukung kebutuhan warga terdampak. Hari ini Sabtu (26/11), BNPB kembali menyalurkan bantuan logistik ke 16 kecamatan terdampak: 30 tenda pengungsian, 1.000 tenda kemas, 2.000 paket sembako, 5.000 selimut, 5.000.000 kasur, alat kebersihan
