Pertanyaan kedua, apakah tiga partai pengusung Anies dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) bisa terima Kiai Said sebagai cawapres Anies? Nasdem dan PKS dipastikan bisa menerima. Tapi Demokrat?
Selama ini, Demokrat sepertinya masih terus berharap jika cawapres Anies adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Harapan yang wajar selama tidak menjadi harga mati. Demokrat berupaya mayakinkan Anies dan KPP bahwa AHY saat ini adalah sosok yang paling punya nyali di saat sejumlah tokoh ketakutan dan berusaha menghindari Anies. Bagaimana dengan potensi kemanangan jika AHY dampingi Anies? Simulasinya masih harus dikalkulasi dengan cermat dan akurat.
Anies dan KPP masih mencari alternatif cawapres yang selain punya nyali, juga bisa menambah elektoral dan sekaligus menambah kekuatan koalisi. Saat ini, di luar KPP, semua partai masih ketakutan untuk bergabung dengan KPP dan mengusung Anies. Ini bicara hari ini. Entah hari esok.
Seiring dengan semakin berakhirnya masa kekuasaan rezim lama, tidak menutup kemungkinan akan ada partai yang loncat. Exit dari koalisi penguasa dan bergabung dengan KPP. Semua serba mungkin.
Kembali ke Kiai Said, mampukah Ia meyakinkan Demokrat untuk menerimanya sebagai cawapres Anies? Politik selalu dinamis. Kita tunggu episode demi episode berikutnya.
Depan Ka’bah, 1 Juli 2023












