Guna Dapatkan Informasi Akurat Korban Meninggal, Satgas Dukcapil Sediakan Dua Orang Dampingi tim DVI Polri

Guna Dapatkan Informasi Akurat Korban Meninggal
Tim Satgas Dukcapil sedang bekerja. Foto: ist
banner ads

Cianjur, Viralmediaindonesia – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tim Satuan Tugas (Satgas) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) peduli Cianjur terus efektif menerbitkan surat kematian bagi korban yang meninggal dunia akibat gempa bermagnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat.

Berdasarkan hasil pertemuan dengan tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tim Disaster Victim Identification (DVI) dan Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) “Inafis” Bareskrim Polri, jumlah korban meninggal sebanyak 297 orang.

Indersan, Ketua Satgas Dukcapil, mengatakan tim DVI/Inafis secara forensik mengidentifikasi 143 korban dan hasilnya dikirim ke rumah sakit.

“Namun, datanya masih bertambah menjadi 321 korban meninggal karena ada jenazah yang langsung dimakamkan pihak keluarga. Maka untuk mendapatkan data yang lebih valid mengenai jumlah korban tewas, mulai besok kami akan mengirimkan dua anggota Satgas Dukcapil ke pihak rumah sakit untuk memeriksakan tim DVI,” ujar Indersan. Dia menjelaskan, saat tim DVI merilis informasi dan rumah sakit menerbitkan akta kematian, akta kematian sudah bisa diterbitkan. “Makanya kami tidak mencampuradukkan informasi korban meninggal di lapangan dengan surat kematian yang kami keluarkan,” kata Indersan.

Indersan mengatakan Satgas Dukcapil Kementerian Dalam Negeri telah mengeluarkan 262 dokumen kependudukan pada pukul 19.30. pada Minggu (27 November 2022). Jumlah tersebut meliputi 21 akte kematian, 136 kartu keluarga dan 105 e-KTP cetak.

Selain itu, Andersan menceritakan agenda pada Senin (28/11/2022). Tim, kata dia, bergerak ke pusat gempa di Kecamatan Cugenang lebih pagi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kami harus berangkat lebih pagi karena perjalanan sedikit jauh dan padat,” ungkap Indersan.

Sementara itu, dalam arahannya Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh meminta jajarannya terus proaktif memberi layanan penggantian dokumen kependudukan bagi warga terdampak gempa Cianjur.

“Tolong kita proaktif terutama di Dinas Dukcapil Provinsi Jabar dan Disdukcapil Cianjur untuk koordinasi dengan Tim Satgas Dukcapil Pusat. Perlu segera dilakukan layanan menerbitkan akta kematian tanpa diminta penduduk,” tuturnya.

Hal ini sesuai arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian yang meminta Ditjen Dukcapil segera turun tangan membantu korban terdampak bencana gempa Cianjur. Pesan itu secara khusus disampaikan Mendagri di sela kunjungannya ke Sail Tidore 2022.

“Satuan Tugas dari Ditjen Dukcapil Kemendagri supervisi Disdukcapil Cianjur agar segera menerbitkan akta kematian sesuai alamat korban setelah dilakukan verifikasi dengan data kependudukan Ditjen Dukcapil,” pesan Mendagri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *