Karawang Barat, Viralmediaindonesia – Dharma Wanita Persatuan (DWP), salah satu organisasi komunitas perempuan terbesar di Indonesia, turut berperan dalam pembangunan negara. Bergerak bersama untuk menciptakan keluarga yang bahagia dan sejahtera.
Kali ini, Selasa (22/11/2022), DWP Pusat menggandeng Kemendagri Dukcapil Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Karawang dalam pengoperasian Dinas Pengelolaan Kependudukan (Adminduk) di Kabupaten Karawang.
Kerjasama tersebut berlangsung di Desa Parungsari, Desa Pembantu DWP Pusat, dan dikunjungi langsung oleh Ketua III DWP Pusat, Ninuk Triyanti Zudan, yang mewakili Dirjen DWP Pusat, Erni Tjahjo Kumolo.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada kepala desa beserta jajarannya dan seluruh warga desa Parungsari atas suksesnya kegiatan hari ini bersama DWP Pusat dan DWP Karawang,” kata Ninuk sambil mengacungkan jempol. Dalam rangka itu, Ninuk juga menyerahkan hasil pelayanan Adminduk berupa Identitas Kependudukan Digital (IKD), Kartu Keluarga (KK), e-KTP, Akta Kelahiran, KIA, Akta Kematian dan Surat Keterangan Pindah (SKP). Anak-anak, dewasa, lanjut usia dan penyandang disabilitas.
Dokumen kependudukan antara lain 28 IKD, 46 KTP-dari pemula, dicetak 190 KTP-dari karena perubahan data, rusak dan hilang, dicetak 578 KIA, 101 KK, 75 akta kelahiran, 9 akta kematian dan 1 SKP. Sebanyak 1.028 dokumen kependudukan telah diserahkan sebagai informasi.
“Kami berharap hal seperti ini dapat dilaksanakan di seluruh desa pengganti di Indonesia. Sebagai implementasi kehadiran negara dan pemerintah untuk mewujudkan masyarakat desa yang sejahtera, sehat dengan pendidikan yang layak dan terpenuhinya hak-hak sipil sebagai warga negara,” pungkas Ninuk. Bupati Dukcapil Karawang Bambang Susetyo turut hadir dan menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KIA) anak tersebut kepada Kepala Desa Parungsar.
“Ini merupakan hasil bakti jemput bola yang diselenggarakan sekolah desa Parungsar pada Oktober 2022 untuk mendukung pelaksanaan program KIA Bupati Karawang untuk memudahkan urusan anak dan diskon pelayanan publik dan tempat wisata untuk anak-anak,” kata Bambang.
Acara dilanjutkan dengan beberapa tim inti DWP yang mengevaluasi hasil UMKM, kegiatan anak di bagian Gramedia, penanaman pohon buah produktif dan pelayanan Posyandu, dalam rangkaian pendidikan anak usia dini, misi kerja untuk mempromosikan kesehatan keluarga dan pencegahan nyeri.
Zudan Arif Fakrulloh, Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, juga di kesempatan lain mengatakan layanan Adminduk harus tersedia untuk semua orang. Karena dasar dari setiap pelayanan publik adalah dokumen publik. Hal ini sejalan dengan keinginan Mendagri Tito Karnavian, agar jajaran Dukcapil tetap bekerja dan mengabdi sepenuh hati untuk kebahagiaan rakyat.
