Viralmediaindonesia – Ketua DPP PDI Perjuangan Djrot Saiful Hidayat menolak pernyataan yang meminta agar kinerja dua menteri kader NasDem, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar, disetujui untuk dievaluasi. Irma Surya Chaniago, Ketua DPP Partai NasDem memprotesnya.
Irma menilai kesaksian Jarot tidak melihat realita yang ada. Irma menyebut Siti Nurbaya Bakar adalah menteri yang segudang prestasi. Menurut Irma, di bawah kepemimpinan Siti, kebakaran hutan berhasil dipadamkan dan udara dibersihkan dari kabut. Juga penanaman mangrove secara masif untuk mencegah erosi. Masif dilakukan dalam rangka menjaga terjadinya abrasi.
“ Lalu coba lihat bagaimana beliau membagi dengan sangat baik mana hutan tanaman industri, hutan tanaman rakyat, dan mana hutan lindung dengan tegas dan jelas,” ujarnya.
Irma mengklaim, Siti Nurbaya telah melakukan tugas dengan kinerja yang sangat baik, dimana ia mengenakan sangsi-sangsi yang sangat tegas untuk pelanggar ketentuan pemerintah terkait penggunan lahan.
Tak hanya itu, lanjut dia, jutaan hektar yang selama ini lepas ke tangan orang-orang yang hanya menguntungkan oknum-oknum tertentu dapat dikelola dengan baik di tangan Siti Nurbaya.
“ Jadi, Saiful Djarot sebaiknya tidak asal bunyi,” tegasnya.
Tak hanya prestasi Siti Nurbaya, Irma pun juga menegaskan kinerja Syahrul Yasin Limpo sebagai Mentan juga sangat baik.
“ Mana ada Kementerian yang tumbuh di era pandemi, kecuali Kementerian Pertanian,” tegasnya.
Irma pun meminta Djarot untuk melihat data mengenai impor beras. Hal ini dikarenakan selama ini, Syahrul selalu menegaskan bahwa Indonesia tidak perlu impor, karena stok beras di petani sudah cukup.
“Baca juga penghargaan apa saja yang sudah diperoleh Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri Pertanian yang berkinerja baik,” ucap dia.
Soal resuffle, tegas Irma, adalah hal prerogatif Presiden.
“Biarkan itu menjadi kewenangan dan kebutuhan Presiden. Tapi saya yakin Presiden tidak akan melakukan hal-hal yang akan merugikan pemerintah dengan melakukan reshuffle pada menteri yang berkinerja baik seperti Syahrul Yasin Limpo dan Siti Nurbaya Bakar,” Irma menegaskan.
