Viralmediaindonesia – Gubernur Papua Lukas Enembe ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa sore (1 Oktober 2023) di tengah pemberitaan akan terjadi demo besar di Kota Jayapura besok Rabu.
Kabar tersebut tersebar di media sosial sebagai himbauan untuk tidak keluar rumah besok, Rabu (1/11/2023).
Sumber informasi yang belum jelas mengatakan, masyarakat pendukung lukas enembe akan melakukan aksi besar-besaran menghentikan aktivitas di Kota Jayapura besok, Rabu.
Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap penangkapan Lukas Enembe.
Pihak kepolisian sendiri tidak memberikan keterangan apapun terkait kabar tersebut.
Sebelumnya, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, Humas Polda Papua, mengakui ada suasana panas di dua bagian Kota Jayapura pasca penangkapan Lukas Enembe.
Namun, menurut Kombes Ignatius, polisi bisa menekan aksi warga agar status Kota Jayapura tetap kondusif.
Beberapa warga Kota Raja Jayapura juga mengaku tidak terlalu mempercayai kabar yang beredar di media sosial tersebut.
Warga bahkan menyaksikan sendiri, saat ini kondisi Kota Jayapura, khususnya di lokasi bekas bentrokan antar sekelompok orang dengan aparat Kepolisian di depan Mako Brimob Kota Raja telah kondusif.
Saat ini, sejumlah pedagang yang biasa berjualan malam hari tetap beraktivitas seperti biasa.
“Kita juga hanya sebatas menerima info yang tersebar di Media Sosial, dan tidak terpancing informasi sehingga tidak terprovokasi. Tapi untuk malam ini kondisi sudah aman pasca kejadian siang tadi,” kata seorang warga yang minta identitasnya tidak disebutkan.
