Viral News | JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Alumni Taplai Angkatan V Lemhannas RI dalam pertemuan silaturahmi di Kantor DPP Partai Demokrat. Menurut AHY, dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi Partai Demokrat untuk tetap berkomitmen menjaga demokrasi, konstitusi, serta memperjuangkan kepentingan rakyat.
AHY mengatakan dukungan dari Alumni Taplai Angkatan V Lemhannas memiliki arti penting, terutama ketika Partai Demokrat menghadapi dinamika politik terkait Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan (GPK) yang dinilainya mengancam kedaulatan dan keutuhan partai.
> “Dalam diskusi dan silaturahmi tersebut, teman-teman Alumni Taplai Angkatan V Lemhannas menyampaikan dukungannya kepada saya dan Partai Demokrat, khususnya pada saat kami mendapatkan ujian dari Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan (GPK) PD atas kedaulatan dan keutuhan partai,” ujar AHY.
Menurut AHY, dukungan tersebut menunjukkan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan, supremasi hukum, serta demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menilai forum silaturahmi menjadi ruang untuk mempererat komunikasi sekaligus bertukar pandangan mengenai berbagai persoalan kebangsaan.
AHY juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Alumni Taplai Angkatan V Lemhannas yang telah memberikan dukungan moral kepada Partai Demokrat.
> “Terima kasih teman-teman Alumni Taplai Angkatan V Lemhannas atas kunjungannya dan dukungannya kepada kami Partai Demokrat. Insya Allah ke depan kami akan terus berikhtiar untuk memperjuangkan harapan dan kepentingan rakyat,” kata AHY.
Ia menegaskan Partai Demokrat akan terus mengedepankan politik yang berlandaskan etika, menjaga keutuhan demokrasi, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan kelompok.
Silaturahmi tersebut juga menjadi wadah mempererat komunikasi antarsesama alumni pendidikan kepemimpinan nasional di Lemhannas bersama berbagai elemen bangsa. Melalui forum itu, semangat persatuan, wawasan kebangsaan, dan komitmen menjaga stabilitas nasional diharapkan terus terpelihara. Kegiatan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan.
Sementara itu, Alumni Taplai Angkatan V Lemhannas RI, Muhamad Kadafi, SH., MH., menilai AHY merupakan salah satu ketua umum partai politik dari generasi muda yang memiliki kualitas kepemimpinan. Menurutnya, alumni Lemhannas memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan saran dan masukan kepada para pemimpin bangsa.
> “Sebagai Alumni Lemhannas Taplai V, kami perlu menyampaikan saran dan masukan agar nilai-nilai kebangsaan tidak terkikis di kalangan generasi muda saat ini,” ujar Muhamad Kadafi, SH., MH., kepada Sinata.id, Senin (27/7/2026).
Pada kesempatan yang sama, Antony Girsang, SE, Alumni Taplai Angkatan V Lemhannas RI, mengatakan pertemuan dengan AHY berlangsung dalam suasana sederhana, terbuka, dan penuh keakraban. Menurutnya, diskusi berjalan mengalir dengan fokus pada penguatan karakter kebangsaan bagi generasi penerus.
> “Pertemuan berlangsung mengalir secara sederhana. Saran dan masukan yang kami sampaikan kepada Ketua Umum Partai Demokrat, AHY, bertujuan agar generasi bangsa memiliki nilai-nilai kebangsaan yang kuat sehingga ke depan semakin memiliki jiwa patriotisme yang tinggi,” ujar Eka Trisna . Antoni Girsang .SE. Supardio .Norsyam Jeck Tumewan .Carlo Gobinhodan Allen Nababan , kepada Sianita.id Senin (27/7/2026).
Antony menambahkan, penguatan nilai-nilai kebangsaan perlu dimulai dari lingkungan keluarga besar Partai Demokrat. Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat menjadi teladan dan terus mengalir kepada seluruh putra dan putri bangsa.
> “Peningkatan nilai-nilai kebangsaan ini setidaknya dimulai dari keluarga besar Partai Demokrat sehingga dapat terus mengalir kepada seluruh putra dan putri bangsa,” kata Antony.
Pertemuan silaturahmi itu menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara Alumni Taplai Angkatan V Lemhannas RI dan Partai Demokrat, sekaligus memperteguh komitmen bersama dalam menjaga demokrasi, memperkuat wawasan kebangsaan, serta menanamkan semangat patriotisme kepada generasi muda Indonesia.
