PERTH, Viralmediaindonesia – Zudan Arif Fakrulloh, Dirjen Kemendagri, Dukcapil, kembali menerima undangan Dirjen Protokol dan Konsuler Kemenlu untuk memberikan bimbingan teknis pemutakhiran data, pendataan dan output KTP digital. Untuk warga negara Indonesia di Australia dan Selandia Baru. Penugasan dimulai Senin (21/11/2022) hingga Jumat (25/11/2022) di KJRI Perth, Australia.
Duta Besar Indonesia untuk Australia, Siswo Pramono, dengan senang hati membuka acara tersebut, dilanjutkan dengan keynote speech oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri, Cecep Herawan, dan konferensi pers oleh Direktur Jenderal Pendaftaran dan Pencatatan Kependudukan, Zudan Arif Fakrulloh . Juga pada pembukaan Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru, Fientje Suebu Bimtek.
Diklat teknis yang dimulai Selasa (22/11/2022) itu diikuti oleh pelaksana tugas kekonsuleran dan tim teknis, duta besar dari enam perwakilan Indonesia dari dua negara, Australia dan Selandia Baru, yakni. H. KBRI Canberra, KJRI Melbourne, KJRI Perth, KJRI Sydney, KJRI Darwin dan KBRI Wellington. Setiap perwakilan mengirimkan 2 peserta yang berpartisipasi secara offline dan sisanya staf berpartisipasi secara online. Dalam hal ini, tim teknis Dukcapil memberikan pelatihan, termasuk bantuan teknis dalam penggunaan VPN F5 Kementerian Dalam Negeri, sistem SIAK terpusat di luar negeri dan penyimpanan biometrik e-KTP.
Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri, Cecep Herawan, sebagai keynote speaker mengatakan, Bimtek bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam dan komprehensif kepada para peserta tentang prosedur terkait pemutakhiran dan pengumpulan informasi WNI.
“Tujuan utama kerjasama Kemenlu dan Kemendagri adalah untuk memberikan perlindungan yang lebih baik dan optimal kepada seluruh WNI dimanapun mereka berada,” ujar Sekjen Cecep Herawan.
Dalam arahannya, Zudan Arif Fakrulloh, CEO Dukcapil, mengimbau peserta Bimtek untuk memberitahukan kepada seluruh WNI di luar negeri untuk melaporkan keberadaannya melalui aplikasi Peduli bagi WNI agar WNI tersebut didaftarkan, didaftarkan dan melalui hak keperdataannya dapat dilindungi. Hak dan dapatkan ID yang valid.
“Sesuai dengan namanya, pendataan yang akurat di luar negeri merupakan syarat mutlak untuk perlindungan WNI yang efektif. Portal PeduliWNI yang dibangun oleh Kementerian Luar Negeri ini bertujuan sebagai one stop service untuk perawatan dan perlindungan WNI luar negeri menggunakan database Sistem Informasi Manajemen Kependudukan (SIAK) Kemendagri,” kata Dirut Zudan. . Selain itu, pendataan yang ditujukan untuk warga negara Indonesia juga bertujuan untuk mendata calon pemilih luar negeri pemilihan umum (DP4LN) tahun 2022. “Ini merupakan misi pemerintah yang membutuhkan dukungan seluruh warga negara Indonesia untuk menyukseskan,” imbau Zudan. .
Dirut Dukcapil juga memberikan pemaparan mengenai kebijakan manajemen yang terdiri dari perubahan layanan manajemen, inovasi layanan manajemen, konsep identitas digital, layanan Dukcapil di luar negeri, penerbitan NIT asing dan tata cara penyimpanan data pribadi WNI. . di luar wilayah Indonesia. Republik Indonesia oleh perwakilan Indonesia.
Acara dijadwalkan berlanjut pada Rabu (23/11/2022) dengan acara selesai sesi konfigurasi sekaligus uji coba pelayanan publik menggunakan SIAK Luar Negeri dan aplikasi registrasi biometrik.
Pada jadwal Kamis hingga Jumat, 24-25 November 2022 akan dilaksanakan layanan pemutakhiran informasi dan konsep di luar negeri serta layanan administrasi persiapan pemilu 2024. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sangat mendukung langkah ini. “Saya menghimbau Dirjen Dukcapil bersama Kemlu untuk terus melayani WNI di luar negeri untuk mendapatkan KTP. Ini sangat bermanfaat karena WNI di luar negeri tidak perlu kembali ke Indonesia untuk membuat KTP. Cukup di Indonesia .perwakilan di luar negeri Tito Karnavia memutuskan.












