Viral Video Diduga Hakim Ketua Bocorkan Vonis Ferdy Sambo, Ini Kata MA

Viral Video Diduga Hakim Ketua
Hakim Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Wahyu Iman Santoso
banner ads

Viralmediaindonesia – Sebuah video yang beredar viral di media sosial memperlihatkan seseorang yang diduga mirip Hakim Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Wahyu Iman Santoso berbicara dengan seorang perempuan di sebuah ruangan. Dalam rekaman singkat, Hakim Ketua menginformasikan curhat siaran sidang Ferdy Sambo di tengah hingga diduga menyampaikan vonis terdakwa kepada Komjen Pol Agus Andrianto Badan Reserse Kriminal Polri melalui telepon.

Pengunggah video itu lebih lanjut menegaskan bahwa Hakim Ketua Mahkamah Agung Wahyu Iman Santoso diduga bermaksud mengabaikan fakta persidangan, kecuali kesaksian Bharada E.

“Bukan, masalahnya nggak masuk akal banget dia nembak pakai pistolnya Yoshua, tapi ya nggak apa-apa sah sah saja, saya nggak akan harus dia ngaku, saya nggak butuh pengakuan. Bisa dilihat sendiri silakan saja. Kemarin itu sebenarnya mulut saya sudah gatal,” kata seseorang yang disebut mirip dengan Hakim Ketua.

Menanggapi video viral tersebut, Mahkamah Agung (MA) akhirnya bergerak mengutus tim untuk melakukan pengusutan kebenaran.

“MA setelah mengecek dari berita medsos (media sosial) yang beredar, maka MA menyikapi akan menurunkan tim untuk memeriksa hakim yang bersangkutan,” ujar Andi.

Meski begitu MA memastikan proses penyelidikan tidak akan mengganggu independensi hakim dalam menangani perkara yang sedang berlangsung.

“Tetapi MA tentu tetap menjaga independensi hakim dalam penanganan perkara menarik yang sedang ditangani hakim tersebut,” ucapnya.

Selain MA, sebelumnya Komisi Yudisial (KY) juga telah mengambil tindakan dengan mencari tahu validitas di balik video viral tersebut.

“KY telusuri dulu kebenaran video tersebut,” ujar Juru Bicara KY, Miko Ginting.

Meski begitu, Miko tak merinci penelusuran yang dimaksud dan belum melibatkan pihak kepolisian.

“Belum sejauh itu. KY masih akan telusuri kebenaran video itu dan captionnya. Video dan caption adalah dua hal yang berbeda. Pihak kepolisian tentu punya domain sendiri dan akan menindaklanjuti dalam koridor kewenangannya,” tutur dia.

Di sisi lain, dia meminta agar masyarakat turut aktif dalam mengungkap keabsahan video viral tersebut jika sekiranya memiliki informasi lain yang belum terungkap.

“Apabila ada masyarakat yang mengetahui informasi terkait video ini, silahkan sampaikan ke Komisi Yudisial, sebagai pelengkap informasi dan konteks,” ujarnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *