Menteri Dalam Negeri: Penanganan Inflasi Harus Menjadi Prioritas

Menteri Dalam Negeri: Penanganan Inflasi Harus Menjadi Prioritas
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian
banner ads

Jakarta, Viralmediaindonesia – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan Penanganan inflasi harus menjadi prioritas bagi seluruh kepala daerah di Indonesia. Hal ini pun menjadi perhatian Presiden Joko Widodo yang meminta Menteri Dalam Negeri, Kepala Badan Pusat Statistik dan stakeholder  lainnya menjadi sektor utama dalam penanganan inflasi.

“Mengikuti instruksi Presiden langsung kepada kita dan mungkin juga kepada Bapak Kepala Badan Pangan, Kepala BPS dan teman-teman menteri lainnya, sehingga masalah pengendalian inflasi menjadi masalah yang harus menjadi prioritas kita semua. . ,” kata Mendagri kepada awak media saat memimpin rapat koordinasi Penanganan inflasi di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Senin (5/12/2022).

Mendagri menjelaskan, ketidakpastian global, ketegangan politik, dan perang ekonomi akibat pandemi Covid-19 telah menyebabkan inflasi di negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Untuk itu, kata dia, kondisi ini harus disikapi secara serius dengan sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, seperti dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Bapak Presiden menginginkan agar penanganan pengendalian inflasi, selain dilaksanakan di tingkat pusat, juga daerah. Kita mengelolanya seperti kita me-manage pandemi Covid-19, yaitu dilaksanakan rapat mingguan, evaluasi mingguan setiap daerah,” ujarnya.

Dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan secara mingguan itu, selain menjadi kesempatan bagi pemerintah pusat untuk menyampaikan data terkini soal angka inflasi dan penanganannya, kepala daerah juga diberikan kesempatan untuk mengungkapkan upaya yang telah dilakukan dalam menekan inflasi. Selain itu, daerah yang memiliki angka inflasi yang relatif tinggi juga diberikan kesempatan untuk berkonsultasi agar diketahui kendala dan sumber masalahnya, sehingga dapat dicarikan solusi bersama.

Menurut Mendagri, Rapat Koordinasi rutin yang dilakukan secara mingguan sejak Oktober 2022 itu mulai menunjukkan hasil yang cukup positif. Berdasarkan data BPS, tercatat angka inflasi pada November 2022 mencapai 5,42 persen secara year on year (yoy). Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, yakni pada Oktober 2022 angka inflasi tercatat 5,71 persen. Meski begitu, Mendagri terus mengajak kepala daerah untuk tetap menjadikan isu inflasi sebagai prioritas.

“Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, ini kerja sama kita semua, oleh karena itu kita konsisten tetap laksanakan rapat koordinasi mingguan ini,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *