Kunci dari anggaran PKK bisa diperoleh dengan tiga mekanisme. Pertama, melalui hibah yang diberikan oleh pemerintah daerah. Kedua, dengan membuat program-program pendidikan, kesehatan, dan lain-lain. Pengadaan program ini dengan mengajak dinas-dinas dan jaringan terkait, sehingga bisa memberikan bantuan-bantuan sosial dan anggaran. Ketiga, bisa melalui anggaran yang diperoleh dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan setempat dalam mendukung program-program PKK.
“Kepala daerah bisa untuk menghubungkan agar diberikan CSR kepada PKK untuk program apa begitu. PKK-nya membuat proposal program pendidikan, kesehatan, pemberdayaan keluarga, pemberian modal bagi keluarga kurang mampu, pemberian bantuan kepada keluarga miskin dan lain-lain. Melalui CSR itu kerja sama dalam bentuk pemberian bansos atau mungkin rumah sehat,” terangnya.
Mendagri berharap, langkah-langkah tersebut dapat dilakukan untuk menghidupkan PKK. Dia berharap pula agar Ketua TP PKK di tingkat pemerintah daerah untuk rajin berkumpul dan bertanggung jawab menghidupkan PKK di kota masing-masing. Sebab, dengan kompaknya PKK akan membantu pemerintah untuk menyejahterakan rakyat.
“Saya berharap organisasi PKK ini betul-betul bergerak, mesinnya ibarat mobil berjalan, bila perlu berlari untuk membantu pemerintah menyejahterakan rakyatnya masing-masing,” tandasnya.
