Berbeda hal dengan upaya detikgo.com meminta klarifikasi pada 2 (dua) pemberitaan sebelumnya yang tidak ditanggapi, legislator Gita Tuuk yang sempat viral karena kecantikannya itu kali ini bersedia menanggapi permintaan klarifikasi terkait Somasi Kedua yang dilayangkan oleh Tim Kuasa Hukum dari Lexie Alex Randang dan Masitha Yusefin Randang selaku pemilik lahan.
“Pihak tersebut tidak jelas apalagi klaim sebagai pemilik lahan. Status lahan sudah jelas dan bahwa pihak-pihak yang mengklaim tidak benar. Proses berjalan sesuai mekanisme. Jadi tidak perlu lakukan penggiringan opini terkait status lahan. Intinya hal-hal diatas tidak elok dikomunikasikan melalui media. Tidak ada persoalan yang harus dibesar-besarkan” jawabnya melalui pesan tertulis di aplikasi WhatsApp, Senin (20/2/2023).
Disinggung tentang perkembangan proyek dan pertanyaan warga soal apakah status lahan yang dijadikan sebagai lokasi Pekerjaan Pembangunan Desa Wisata masih milik pribadi atau sudah dijadikan sebagai aset desa, Gita Tuuk enggan menanggapi.
Terpisah, meski sempat 2 (dua) kali tak bersedia memberikan tanggapan pada dua pemberitaan detikgo.com sebelumnya dan baru bersedia memberikan klarifikasi dalam pemberitaan ini, namun ada hal menarik yang perlu diketahui masyarakat dimana pasca pemberitaan pertama dan kedua tentang permasalahan di Desa Bombanon tercatat setidaknya ada 3 (tiga) kali panggilan WhatsApp dari oknum bernama Rian Thalib
Rian Thalib yang mengaku sebagai Ketua PWI Bolsel sekaligus Wakil Ketua Repdem Bolmong dimana Gita Tuuk merupakan Ketuanya menyampaikan permintaan Gita Tuuk untuk bertemu guna membahas pemberitaan yang dimuat. Hal ini disampaikan Rian sehari pasca penayangan berita pertama, Selasa (31/1/2023) pukul 17:49.
Meski sudah disampaikan bahwa ruang klarifikasi sudah diberikan kepada Gita Tuuk sebelum penayangan berita, namun Rian mengatakan ada hal-hal yang ingin diklarifikasi lagi olehnya. Dan permintaan ini kemudian disetujui oleh wartawandengan mengatakan bersedia untuk memberikan ruang klarifikasi khusus bagi Gita Tuuk di pemberitaan selanjutnya.
Menindaklanjuti pembicaraan sebelumnya, Rabu (1/2/2023) pukul 15:42 Rian kembali menghubungi menyampaikan maksud untuk bisa ketemu dengan wartawan http://detikgo.com mewakili Gita Tuuk yang hari itu belum berkesempatan untuk bertemu. Dan permintaan ditolak dengan pertimbangan bahwa klarifikasi harus disampaikan sendiri oleh Gita Tuuk sebagai subjek dalam berita baik secara lisan maupun tertulis.
Jumat (3/2/2023) pukul 22:01 tepat pada hari dimana Gita Tuuk dilantik sebagai legislator di DPRD Bolaang Mongondow, Rian kembali menghubungi http://detikgo.com melalui pesan WhatsApp dengan isi pesan sebagai berikut:
Rian: “Assalam Ibu Yola, sorry baganggu sadiki ini. Besok sore kata boleh mo baku dapa Gita bilang?”
detikgo.com: “Waalaikumsalam, boleh.”
Rian: “Okok Ibu Yola, nanti besok mo ba kabar dia kalu ketemu dimana neh…”
Hingga saat ini belum diketahui pasti apa maksud dan tujuan dari Rian Thalib yang mengaku disuruh oleh Gita Tuuk yang diketahui memang terkenal dekat dengan para pewarta ini. Yang perlu digarisbawahi adalah permintaan bertemu untuk membahas soal pemberitaan.
