Menko Yusril Sebut Indonesia Target AS, Prabowo Bisa Bernasib Seperti Presiden Venezuela

Viral Media Indonesia.



Viral Media Indonesia.com | JAKARTA – Ada peringatan dari Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. Bahwa Indonesia bisa menjadi target penyerangan Amerika Serikat seperti Venezuela.

Diketahui, Presiden Venezuela, Nicolás Maduro ditangkap pasukan terlatih Amerika Serikat di Caracas pada Januari 2026 atas tuduhan perdagangan narkoba dan senjata. Di sisi lain, penangkapan atas perintah Presiden Trump itu diduga kuat hanyalah akal-akalan belaka, karena target sesungguhnya adalah AS ingin menguasai sumber daya alam Venezuela.

Kenyataan itulah yang menjadi dasar Menko Yusril untuk memperingatkan Indonesia agar tetap menerapkan politik bebas aktif yang tidak memihak kepada blok negara manapun. Alasannya, Indonesia sama seperti Venezuela maupun Greenland yang memiliki sumber daya alam melimpah. Sehingga sangat rentan mendapat serangan dari AS.

“Target selain Greenland, negara mana? ya ini (Indonesia) yang dikejar,” tegas Yusril saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional: Tantangan Regulasi dalam Menghadapi Gig Economy dan Artificial Intelligence pada Selasa (19/5/2026).

Menurut Yusril, AS tidak berminat menyerbu tetangga RI seperti Singapura dan Malaysia. Alasannya kedua negara tersebut tidak mempunyai sumber daya alam seperti Indonesia. Terutama sumber daya mineral seperti tanah jarang (rare earth) yang bisa digunakan untuk bahan baku pembuatan komponen digital canggih.

“Dari Guam ke Papua cuma 6 jam, yang sekarang menjadi pangkalan militer di Guam setelah pindah dari Honolulu. Kita dalam kondisi tidak siap perang, hitung berapa kekuatan militer kita, kalau kita perang paling cuma bisa 4 hari,” kata Yusril.

Sehingga, sambung Yusril, Indonesia wajib menerapkan politik bebas aktif. Maka tidak heran ketika Indonesia tak begitu keras mengecam aksi AS ke Venezuela.

Exit mobile version