Jakarta, Viralmediaindonesia – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi pada November 2022 sebesar 5,42 persen year on year. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, Oktober 2022 yang tercatat sebesar 5,71 persen.
Dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi yang digelar Senin (5/12/2022), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan, selain kerja sama pusat dan daerah, keberhasilan tersebut juga didukung oleh pemerintah daerah (Pemda). melakukan sembilan upaya untuk pengendalian inflasi.
“Saya mengucapkan Terima kasih, karena kita telah menyusun sembilan langkah pedoman bagi rekan-rekan kami di daerah tentang apa yang harus dikelola dan dilaksanakan di daerahnya masing-masing,” kata Mendagri.
Berdasarkan kesimpulan pemantauan dan evaluasi Tim Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) pemerintah, jumlah Pemda yang melakukan sembilan upaya pengendalian inflasi pada minggu pertama Desember 2022 (5 Desember) adalah sebagai berikut :
Pertama, sebanyak 361 daerah telah melakukan pemantauan harga dan stok untuk memastikan tersedianya kebutuhan. Kedua, sebanyak 310 daerah dilaporkan telah melaksanakan rapat teknis Tim Pengendalian Inflasi Daerah. Ketiga, sebanyak 188 daerah telah melakukan upaya untuk menjaga pasokan bahan pokok dan barang penting lainnya. Keempat, sebanyak 211 daerah diketahui telah melaksanakan pencanangan gerakan menanam. Kelima, sebanyak 380 daerah telah melaksanakan operasi pasar murah bersama dinas terkait.
“Tapi intinya adalah yang warna hijau (data per (5/12)) jika kita lihat terjadi tren peningkatan daerah-daerah yang melaksanakan kegiatan, misalnya pemantauan untuk monitoring terus menerus stok bahan pangan di pasar-pasar sekarang (berjumlah) 361 daerah, belum semua yang 548 tapi ya sudah mulai naik,” ujarnya.
Terkait upaya keenam, sebanyak 326 pemda diketahui sudah melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang. Ketujuh, sebanyak 242 daerah telah melakukan koordinasi dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan. Kedelapan, sebanyak 202 pemda telah merealisasikan Belanja Tak Terduga (BTT) untuk dukungan pengendalian inflasi. Terakhir, berkaitan dengan upaya yang kesembilan, diketahui 166 daerah telah memberikan bantuan transportasi dari APBD.
