BNPB Berikan DSP Senilai 250 Juta Guna Penanganan APG Semeru

BNPB Berikan DSP Senilai 250 Juta
BNPB Berikan DSP Senilai 250 Juta untuk Penanganan APG Semeru. foto: dok


Selain itu, Deputi Bidang Pencegahan BNPB juga bertemu dengan para relawan yang bertugas di Posko Desa Penanggal. Dirinya berterima kasih dan mengapresiasi para relawan yang sudah bekerja keras untuk membantu penanganan darurat dari awal hingga hari ini.

Setelahnya, Prasinta juga menyempatkan diri untuk meninjau langsung salah satu desa terdampak paling parah yaitu Desa Kajar Kuning yang berada di Kecamatan Candipuro. Desa tersebut diperkirakan hanya berjarak 15 km dari Gunung Semeru.

Dari hasil pantauan di lapangan, terlihat rumah-rumah dan jalan yang masih tertutup material vulkanik dari Gunung Semeru. Desa tersebut masuk ke dalam Zona Merah atau Kawasan Rawan Bencana III yang berptensi terlanda awan panas.

Meskipun aktivitas vulkanik trennya semakin menurun, hingga hari ini Rabu (7/12) Gunung Semeru masih berstatus Level IV atau awas.

Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 17 km dari puncak pusat erupsi. Diluar jarak tersebut, masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepian sungai karena adanya potensi banjir lahar dingin.

Exit mobile version