Viral: Partai Ummat Bermanuver

Partai Ummat Bermanuver
Rakernas partai Ummat
banner ads

Oleh: Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Viralmediaindonesia – Akhirnya, partai Ummat lolos. 2024 ikut pemilu. Meski sempat terganjal oleh ketidaklengkapan syarat. Setelah bongkar kebobrokan KPU, terjadi nego. Syarat dilengkapi, Partai Ummat pun masuk.

Jika tidak? Mungkin akan banyak rekaman keluar yang bisa semakin menyudutkan KPU. Dari sini, jaringan Amien Rais sebagai tokoh sentral di Partai Ummat tidak bisa diremehkan. Tokoh reformasi yang pernah menjadi ketua MPR ini masih cukup kuat di panggung politik. Bapak oposisi ini masih tajam manuvernya.

Hari ini hingga rabu, tanggal 13-15 pebruari, Partai Ummat akan menggelar rakernas. Lagi-lagi, bukan Amien Rais kalau tidak bermanuver. Dalam Rakernas ini, Partai Ummat mengundang bakal capres. Ada tiga bakal capres yang akan diundang: Anies Baswedan, Gatot Nurmatyo dan Prabowo Subianto.

Kenapa Ganjar Pranowo tidak diundang? Ada dua kemungkinan. Pertama, karena pemilih Ganjar bukan konstituen potensial bagi partai Ummat. Gak ada guna diundang. Kedua, mungkin partai Ummat memprediksi Ganjar tidak dapat tiket untuk nyapres. Buat apa juga diundang.

Dua bakal capres infonya akan datang yaitu Anies Rasyid Baswedan dan Gatot Normantyo. Kehadiran Anies bisa mendorong mesin partai untuk membantu kerja politik buat Anies. Bisa diprediksi, konstituen partai Ummat mayoritas adalah para pendukung Anies.

Sementara bagi Gatot Nurmantyo, hadir di rakernas Partai Ummat bisa merefresh kembali namanya. Semua tahu, Gatot akhir-akhir ini nyaris tenggelam. Di rakernas partai Ummat , Gatot akan mendapatkan panggung baru. Tentu, nama Gatot akan lebih naik lagi jika ada partai yang punya kursi di DPR memberi panggung kepadanya.

Di rakernas partai Ummat, mampukah Gatot menggunakan momentum ini dengan efektif untuk mendongkrak kembali namanya? Ini hanya terjadi jika Gatot berani membuat pernyataan dan gagasan kontroversial. Misal, jika pemilu ditunda, maka akan terjadi revolusi. Ini misalnya. Atau pernyataan-pernyataan kontroversial lainnya. Semakin kontroversial, nama Gatot akan semakin berpeluang muncul kembali. Kalau narasi Gatot biasa-biasa saja, maka kehadirannya di partai Ummat tidak jauh beda dengan ketika ia datang ke seminar-seminar para aktifis mahasiawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *