Viral – Jawa Tengah Banjir : Ratusan warga Pekalongan dan Kudus dievakuasi, Semarang mulai Surut

Jawa Tengah Banjir
Jawa Tengah Banjir
banner ads

Viralmediaindonesia – Di penghujung tahun 2022, beberapa wilayah di Jawa Tengah dilanda banjir yang menyebabkan ratusan warga terdampak mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Banjir ditemukan merendam beberapa wilayah seperti Kota Pekalongan, Kabupaten Kudus dan Kota Semarang.

Alhasil, hingga 425 warga memilih lokasi evakuasi atau pengungsian yang lebih aman.

Pekalongan

Sebanyak 276 warga Kota Pekalongan mengungsi ke sejumlah lokasi aman akibat terjadi hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang melanda daerah itu sejak Jumat, 30 Desember 2022 malam hingga Sabtu, 31 Desember 2022 siang.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan, Dimas Arga Yudha mengatakan banjir terjadi sejak Jumat, 30 Desember 2022 malam, dan semakin parah akibat hujan tidak kunjung mereda pada Sabtu, 31 Desember 2022 pagi.

“Air yang mengalir ke drainase penuh dan air Sungai Bremi melimpas menggenangi permukiman di beberapa wilayah Kota Pekalongan dengan ketinggian mencapai 10-70 sentimeter,” katanya.

Menurut Dimas Arga Yudha, selain banjir, Kota Pekalongan juga dilanda angin kencang sehingga menyebabkan pohon tumbang dan beberapa rumah rusak ringan hingga sedang.

Sementara wilayah yang terdampak banjir antara lain Kelurahan Kandang Panjang, Panjang Wetan, Degayu, Padukuhan Kraton, Krapyak, Bandengan, Kecamatan Pekalongan Utara.

Kemudian, Kelurahan Pasirkratonkramat, Tirto, Bendan Kergon, Pringrejo (Kecamatan Pekalongan Barat, Kelurahan Klego, Poncol, Noyontaansari, Kalibaros, Kecamatan Pekalongan Timur.

Dimas Arga Yudha juga mengatakan saat ini pihaknya bersama lintas sektoral seperti TNI/Polri, dan relawan melakukan koordinasi penanganan kedaruratan, monitoring, patroli dampak cuaca ekstrem, serta menyiagakan dan aktivasi posko kebencanaan.

Kemudian, melakukan evakuasi warga terdampak baik banjir maupun pohon tumbang serta memberikan bantuan logistik pada para pengungsi.

“Hal yang penting lainnya adalah memfasilitasi layanan kesehatan Pengungsian dan monitor kesehatan warga terdampak dan mengoptimalisasi rumah pompa untuk meminimalkan dampak dan luasan area terdampak,” tutur Dimas Arga Yudha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *