Wahai Aparat Penegak Hukum Janganlah Mempermalukan Jokowi

Aparat Penegak Hukum
Ketum Jaringan Indonesia Bersatu (JIB) Muhamad Kadafi
banner ads

Viralmediaindonesia – Kasus sertifikasi ganda di Kota Solo membuat malu Presiden Jokowi yang ingin memberantas mafia tanah dan para bekingnya. Alasannya: Ketika menjabat sebagai Wali Kota Solo, Jokowi memaparkan rencana pembangunan apartemen di lahan bermasalah yang belum dibangun sampai detik ini.

Ketum Jaringan Indonesia Bersatu (JIB) Muhamad Kadafi, melihat kasus tersebut sebagai pekerjaan rumah bagi Presiden Jokowi. Menurutnya, kasus ini harus diselesaikan sebelum berakhirnya masa jabatan Presiden Jokowi pada 2024.

‘Kasus tersebut PR besar buat Joko Widodo, Beliau yang meresmikan pembangunan apartemen saat menjabat sebagai Walikota Solo. Dan sampai saat ini belum juga selesai. Seharusnya sudah beres sebelum masa jabatan beliau kan, tinggal 2 tahun lagi ” ujarnya.

Kadafi menambahkan, perintah Presiden Jokowi sudah jelas agar aparat penegak hukum segera menggebuk mafia tanah. Jadi seharusnya para penegak hukum harus lebih serius dalam menumpas mafia tanah. Menurutnya, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto yang baru dilantik beberapa bulan lalu sudah berupa memberantas mafia tanah. “Kita sudah lihat ada beberapa oknum BPN yang ditangkap di era Pak Hadi. dibantu oleh pihak kepolisian. Itu adalah bentuk nyata dari kementrian dan kepolisian”ungkapnya.

Namun, Kadafi mengakui belum semua mafia tanah berhasil diberantas. Sebab, Mafia tanah sudah terstruktur dan masif dengan menanam orang di pemerintahan seperti oknum Kepala Desa dan Oknum di BPN dan oknum2 instansi lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *